/Alasan kenapa kamu harus mengunjungi Lawang Sewu Semarang

Alasan kenapa kamu harus mengunjungi Lawang Sewu Semarang

Lawang Sewu Semarang – Selain menjadi pusat dari Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, Semarang ternyata juga menjadi Daerah tujuan utama berwisata. Karena di Semarang rupanya banyak tempat-tempat wisata yang sudah terkenal dan wajib di kunjungi. Salah satu tempat wisata yang sudah sangat hits dan menjadi tujuan utama saat berwisata ke Semarang adalah Lawang Sewu.

Apasih yang pertama terlintas di pikiran kalian jika mendengar tempat wisata Lawang Sewu? Angker? Mengerikan? atau mengenai cerita misterinya?

Walaupun lawang sewu terkenal dengan misterinya, tapi jangan salah dan jangan sampai dilewatkan jika saat berkunjung ke lawang sewu tidak mampir ke lokasi ini dengan berbagai daya tarik lainnya yang di jamin nggak akan bikin kamu menyesal.

Sejarah Lawang Sewu Semarang

Sebelum berexplore jauh, kenali dulu yuk sejarah Lawang Sewu ini. Bangunan Lawang Sewu ini awalnya adalah kantor salah satu perusahaan kereta api Hindia Belanda yaitu Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) yang dibangun pada tahun 1904-1907. Tujuan pembangunan gedung lawang sewu ini adalah untuk kegiatan kantor Administrasi NIS yang baru karena kantor lama yang sebelumnya berada di Stasiun Semarang Gudang sudah tidak cukup lagi menampung banyaknya pegawai NIS.

Seluruh perencanaan pembangunan termasuk arsitekturnya pun di kerjakan oleh orang Belanda. Untuk desain arsitekrunya dikarenakan menyesuaikan dengan kondisi iklim Indonesia yang memiliki iklim Tropis, maka dibuatlah dengan banyak pintu yang tujuannya untuk sirkulasi udara dan penyejuk ruangan yang alami.

Jumlah pintunya sendiri pun sebenarnya tidak sampai 1000 jika kita hitung. Namun hanya berjumlah 429. Namun jika dihitung dengan daun pintunya, maka jumlah itupun akan menjadi 928. Sebenarnya pintu itu masih banyak lagi, namun karena perang yang sempat pecah di Semarang maka pintu pintu itupun ilang.

Hal-hal yang bisa dilakukan di Lawang Sewu Semarang

1. Melihat arsitektur bersejarah Khas Belanda

Sesampainya disini kalian bisa langsung melihat keindahan bangunan lawang sewu dengan desain khas orang eropa. Salah satunya adalah hiasan dinding yang berupa kaca patri yang berada di bawah kubah gedung utama.

Hiasan kaca patri ini memiliki tinggi lebih dari 2 meter dan terbagi dalam 4 panel besar. Masing-masing memiliki cerita dan makna tersendiri. Namun intinya adalah kemakmuran dan keindahan alam Semarang dan Jawa yang dianggap menjadi milik Hindia Belanda.

Tak hanya indah, arsitekturnya ternyata juga dirancang dengan penuh pertimbangan. Selain punya banyak pintu untuk sirkulasi, ruangan-ruangannya juga dibuat saling terhubung karena alasan keamanan.

2. Berfoto-foto di Lawang Sewu

Tak lengkap rasanya jika kita berwisata kesuatu tidak berfoto-foto. Di lawang sewu ini banyak sekali spot foto yang bisa kamu jadikan latar belakang fotomu. Spot yang sangat paling di gemari wisatawan saat di lawang sewu adalah berfoto di pintu yang berjejer rapi dan di depan lokomotif kuno yang berada di halaman.

3. Wisata Misteri di Lawang Sewu

Pasti sudah sering dengar kisah misteri yang ada di lawang sewu. Ada yang bilang hantu di tempat ini sangat beraragam, mulai dari pocong, gendruwo, kuntilanak, sampai noni Belanda. Selain itu, kabarnya ada yang pernah mendengar suara teriakan dan ketakutan dari sumur di halaman depan. Konon, di dekat penjara jongkok Lawang Sewu dan ruang bawah tanah lainnya pun sempat tercium bau anyir seperti darah.

Hindari juga memasuki tempat terlarang di sana. Perhatikan setiap aturan yang ada. Semua itu demi keselamatanmu sendiri.

Lokasi dan Jam buka Lawang Sewu Semarang

Lawang sewu semarang ini berada di Jl. Pemuda, Sekayu, Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132. Untuk menuju ke lokasi ini pun tidaklah susah, karena lokasinya yang berada di tengah kota membuat Lawang Sewu mudah di akses dari mana saja.

Lawang Sewu Semarang buka setiap hari. Tepatnya mulai pukul 07.00 sampai 21.00 WIB. Harga tiket masuknya pun sangat ekonomis dan tak bikin kamu meringis. Wisatawan dewasa yang berusia di atas 13 tahun hanya perlu membayar Rp10.000/orang saja. Sementara itu, untuk anak-anak usia 3 – 12 tahun malah lebih murah lagi. Yakni sebesar Rp5.000/orang. Di bawah usia tersebut, tidak dikenakan tiket masuk dan bisa masuk secara gratis. Para pelajar SD sampai SMA juga dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000. Sedangkan mahasiswa perlu membayar tiket masuk yang sama dengan wisatawan dewasa.

Bingung menuju lokasi ini dan pengen tempat wisata yang selih seru lainnya?

Cek aja di tiketextra.com/tour Banyak paket wisata yang bakal bikin liburanmu lebih berkesan dan asik!